Skip to content

Banjir, Tanah Longsor Di Indonesia Dan E. Timor Menewaskan Lebih Dari 110 Orang

📅 April 06, 2021

⏱️2 min read

Hujan yang dipicu topan di pulau-pulau di tenggara Indonesia dan Timor Leste telah menyebabkan banjir dan tanah longsor yang menewaskan lebih dari 110 orang, kata para pejabat, saat pencarian terus dilakukan untuk mencari banyak orang yang hilang.

img

Orang-orang berjalan di tengah puing-puing di sebuah desa yang terkena banjir di Ile Ape, di Pulau Lembata, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, pada hari Minggu.

Kategori 2 Seroja menyapu daerah itu saat badai mengikuti jalur ke Australia Barat, membuang hujan lebat di pulau-pulau itu dan memicu tanah longsor yang mengubur rumah dan orang.

Gambar dan video yang diposting ke media sosial menunjukkan kehancuran di pulau Lembata dan Adonara di Indonesia serta Timor Leste, yang juga dikenal sebagai Timor-Leste.

"Saya bisa merasakan kesedihan saudara-saudari kita di sana akibat bencana-bencana ini," kata Presiden Indonesia Joko Widodo dalam pidato yang disiarkan televisi, menurut The Associated Press. Dia mengatakan dia memerintahkan militer, polisi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk bergerak cepat ke daerah-daerah yang tertimpa bencana.

Indonesia adalah negara kepulauan yang luas dengan sekitar 17.000 pulau, banyak di antaranya memiliki gunung berapi. Wilayah ini terkena banjir dan tanah longsor yang parah.

Korban tewas resmi seperti yang dilaporkan oleh layanan kawat mengutip sumber pemerintah sangat bervariasi, mulai dari 113 tewas hingga 160. Area umum kerusakan termasuk Taman Nasional Komodo, rumah bagi kadal raksasa yang terkenal, komodo, meskipun tidak ada laporan langsung dari itu. pulau.

Puluhan rumah di desa Lamenele di Adonara, sebuah pulau yang terletak sekitar 1.100 mil timur ibukota Indonesia, Jakarta, terendam lumpur. Tim penyelamat di sana menemukan 38 mayat dan setidaknya lima orang terluka, kata Lenny Ola, yang memimpin badan bencana lokal, menurut AP.

Di sebelah timur Adonara, setidaknya 67 penduduk desa di pulau terdekat Lembata tewas ketika gunung berapi Lewotolok tiba-tiba mengeluarkan lava yang mengeras dari lerengnya, menyebabkan bebatuan jatuh ke rumah-rumah terdekat, AP melaporkan.

img

Warga desa membawa jenazah korban setelah banjir bandang di Lembata, Flores Timur, Indonesia, pada hari Senin, ketika hujan lebat memicu banjir dan tanah longsor yang menewaskan puluhan orang di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, mengatakan pihak berwenang di sana "menggunakan perahu karet untuk menemukan mayat di laut."

“Di beberapa desa, banjir bandang melanda saat orang sedang tidur,” jelasnya kepada Reuters.

Tim penyelamat di beberapa daerah terhambat oleh pemadaman listrik, dan jalan-jalan tidak dapat dilalui oleh lumpur tebal dan puing-puing dari lereng gunung, kata juru bicara BNPB Raditya Jati.

Reuters mengutip juru bicara yang mengatakan sekitar 30.000 orang yang terkena dampak banjir di Indonesia telah berlindung di pusat-pusat evakuasi.

AP dan Reuters melaporkan 27 orang tewas di Timor Leste akibat tanah longsor dan banjir.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News