Skip to content

Banyak yang melaporkan tewas dalam tabrakan bus-kereta Thailand

📅 October 12, 2020

⏱️1 min read

Sedikitnya 17 penumpang tewas, 29 lainnya luka-luka ketika bus itu bertabrakan dengan sebuah kereta api di provinsi Cha Choeng Sao dekat Bangkok. Sedikitnya 17 penumpang tewas dan lebih dari puluhan lainnya luka-luka pada Minggu ketika sebuah bus bertabrakan dengan sebuah kereta api di Thailand, kata para pejabat.

Gambar awal oleh petugas penyelamat menunjukkan logam keriput dan puing-puing, dengan mayat tergeletak di rel kereta api dan barang-barang milik orang berserakan [Bangpakong Rescue Foundation via AFP]

Gambar awal oleh petugas penyelamat menunjukkan logam keriput dan puing-puing, dengan mayat tergeletak di rel kereta api dan barang-barang milik orang berserakan [Bangpakong Rescue Foundation via AFP]

Penumpang bus sedang dalam perjalanan ke sebuah kuil di provinsi Cha Choeng Sao - dua jam dari ibu kota Bangkok - untuk upacara menandai berakhirnya "Vassa" (dikenal sebagai "Prapaskah Buddha"), kata seorang kepala polisi distrik. “Korban tewas yang kami miliki sejauh ini adalah 17,” katanya, menambahkan bahwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 8 pagi.

Gubernur provinsi Maitree Tritilanond mengatakan kepada wartawan bahwa sejauh ini sekitar 29 orang dilaporkan terluka.

Gambar awal oleh petugas penyelamat menunjukkan logam keriput dan puing-puing, dengan mayat tergeletak di dekat rel kereta api dan barang-barang milik orang-orang berserakan. Bus itu terbalik, bagian atasnya robek, dan petugas penyelamat mengatakan diperlukan derek untuk mengangkatnya.

imgPejabat kementerian transportasi Thailand memeriksa reruntuhan bus yang terbalik setelah bertabrakan dengan kereta api di provinsi Chachoengsao, sebelah timur Bangkok [Foto Handout Kementerian Transportasi Thailand melalui AFP]

Jumlah korban diperkirakan akan meningkat. Kecelakaan mematikan seperti itu biasa terjadi di Thailand, yang secara teratur menduduki puncak daftar negara dengan jalan paling mematikan di dunia, dengan ngebut, mengemudi dalam keadaan mabuk, dan penegakan hukum yang lemah, semua faktor yang berkontribusi.

Menurut laporan 2018 oleh Organisasi Kesehatan Dunia, Thailand memiliki tingkat kematian lalu lintas tertinggi kedua di dunia. Meski mayoritas korbannya adalah pengendara sepeda motor, tabrakan bus yang melibatkan kelompok turis dan buruh migran kerap menjadi berita utama.

Pada Maret 2018, sedikitnya 18 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka ketika sebuah bus yang membawa orang-orang yang kembali dari liburan di timur laut Thailand berbelok dari jalan dan menabrak pohon.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News