Skip to content

China, Indonesia untuk meningkatkan hubungan

📅 January 15, 2021

⏱️2 min read

Presiden Widodo menerima vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan China. China siap untuk lebih meningkatkan kerja sama dengan Indonesia terkait vaksin COVID-19 dan bersama-sama mempromosikan aksesibilitas dan keterjangkauan vaksin di negara-negara berkembang, kata Anggota Dewan Negara dan Menteri Luar Negeri Wang Yi.

jakarta-1948146 1920

Pernyataan itu disampaikan Wang selama kunjungan resmi dua hari ke negara Asia Tenggara yang berakhir pada Rabu, di hari yang sama Indonesia memulai kampanye vaksinasi COVID-19 secara nasional.

Presiden Indonesia Joko Widodo pada Rabu pagi menerima vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi Cina Sinovac Biotech. Setelah presiden, Panglima TNI, Kapolri, dan Menteri Kesehatan juga divaksinasi. “Kita perlu melakukan vaksinasi untuk menghentikan rantai penyebaran COVID-19 dan memberikan perlindungan kesehatan kepada kita dan keselamatan seluruh rakyat Indonesia,” kata Widodo.

Terlepas dari lonjakan permintaan vaksin yang cepat di China, Beijing bersedia untuk lebih mendukung perusahaan dari kedua negara dalam bekerja sama dalam produksi dan pengadaan vaksin, kata Wang saat bertemu dengan presiden Indonesia, Rabu.

Kerja sama vaksin antara kedua negara telah membuahkan hasil, dan China sangat mementingkan kebutuhan Indonesia, kata Wang dalam pertemuan hari Selasa dengan Luhut Binsar Pandjaitan, koordinator kerja sama Indonesia dengan China dan menteri kelautan.

China berkeinginan untuk lebih memperkuat kerja sama medis dan kesehatan dengan Indonesia untuk bersama-sama membangun komunitas kesehatan bagi umat manusia, tambah Wang.

Dalam menghadapi pandemi tersebut, kedua negara telah saling membantu untuk mengatasi kesulitan bersama. Presiden Xi Jinping telah berbicara melalui telepon dengan Presiden Widodo tiga kali sejak wabah COVID-19 tentang persatuan dalam perang melawan virus dan dalam pemulihan ekonomi, kata Xiao Qian, duta besar Tiongkok untuk Indonesia.

Perdagangan bilateral mencapai $ 62 miliar dalam 10 bulan pertama tahun lalu, dan China adalah sumber investasi terbesar kedua di Indonesia.

Tak lama setelah Wang tiba di Indonesia pada hari Selasa, kedua pemerintah menandatangani dokumen, satu berfokus pada peningkatan kapasitas keamanan siber dan kerja sama teknologi, dan yang lainnya tentang kawasan industri.

Kedua belah pihak menyatakan komitmen bersama untuk memajukan kerja sama dalam membangun Sabuk dan Jalan bersama, mendorong kemajuan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan kawasan industri, serta membina kerja sama tim dalam keamanan siber dan kerja sama maritim.

Wang mengatakan bahwa hubungan bilateral telah menunjukkan ketahanan dan potensi yang besar di tengah pandemi. Upaya bersama dari dua negara berkembang utama dan ekonomi berkembang memiliki signifikansi strategis tidak hanya untuk memastikan perdamaian dan pembangunan regional, tetapi juga untuk mempromosikan stabilitas dan kemakmuran global, kata Wang.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News