Skip to content

COVAX mengirimkan lebih dari 20 juta dosis vaksin COVID-19 ke 20 negara: WHO

📅 March 07, 2021

⏱️1 min read

JENEWA - COVAX, kampanye vaksin internasional yang dipimpin bersama oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan mitranya, telah mengirimkan lebih dari 20 juta dosis vaksin COVID-19 ke 20 negara, kata kepala WHO pada hari Jumat.

nurse-4967171 1920

Awal pekan ini, kampanye vaksinasi COVID-19 pertama di Afrika menggunakan dosis yang disediakan oleh COVAX dimulai di Ghana dan Pantai Gading, yang kemudian diikuti dengan pengiriman ke 18 negara lain, sebagian besar di Afrika.

Dalam minggu depan, COVAX akan mengirimkan 14,4 juta dosis ke 31 negara lebih lanjut, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada konferensi pers.

Namun, volume dosis yang disalurkan melalui COVAX masih relatif kecil, hanya mencakup antara dua hingga tiga persen dari populasi negara penerima vaksin melalui COVAX, ujarnya.

Tedros mengatakan organisasinya sedang berupaya untuk menghubungkan perusahaan yang memproduksi vaksin dengan perusahaan lain yang memiliki kapasitas berlebih untuk mengisi dan menyelesaikannya, untuk membantu mempercepat produksi dan meningkatkan volume.

Dia juga menegaskan kembali seruan untuk transfer teknologi vaksin dari perusahaan pemilik hak paten vaksin kepada mereka yang dapat memproduksinya.

"Contoh yang baik dari pendekatan ini adalah AstraZeneca, yang telah mentransfer teknologi vaksinnya ke SKBio di Republik Korea dan Serum Institute of India, yang memproduksi vaksin AstraZeneca untuk COVAX," katanya.

COVAX bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada ekonomi yang berpartisipasi akan tertinggal dalam mengakses vaksin COVID-19. Target intinya adalah memberikan dua miliar dosis vaksin pada akhir 2021.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News