Skip to content

Desa di Indonesia berubah menjadi merah saat banjir melanda pusat pembuatan batik

📅 February 07, 2021

⏱️1 min read

JAKARTA - Sungai merah darah yang nyata menggenangi desa Jenggot di Indonesia setelah banjir melanda pabrik batik terdekat pada hari Sabtu, menyebabkan kegilaan di media sosial.

flood-4551420 1920

Ribuan pengguna di Twitter membagikan foto dan video desa di selatan kota Pekalongan di Jawa Tengah yang dibanjiri air berwarna merah tua, yang menurut beberapa pengguna media sosial mengingatkan mereka pada darah.

“Saya sangat takut jika foto ini sampai ke tangan penyebar hoax,” kata seorang pengguna Twitter Ayah E Arek-Arek. “Takut mongering narasi tentang tanda-tanda bahwa ini adalah akhir dunia, hujan berdarah dll”.

Pekalongan adalah kota yang terkenal dengan pembuatan batik, metode tradisional Indonesia yang menggunakan lilin untuk menahan pewarna berbasis air untuk menggambarkan pola dan gambar, biasanya pada kain.

Tak jarang sungai di Pekalongan berubah warna. Air hijau cerah menutupi desa lain di utara kota selama banjir bulan lalu.

“Terkadang ada genangan ungu di jalan juga,” kata pengguna Twitter Area Julid, yang mengaku berasal dari daerah tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Pekalongan, Dimas Arga Yudha, membenarkan bahwa foto yang beredar itu asli.

“Banjir merah ini akibat pewarna batik yang kena banjir. Nanti kalau bercampur hujan setelah beberapa saat, ”ujarnya.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News