Skip to content

Disney Memberhentikan 28.000 Pekerja, 67% Adalah Karyawan Paruh Waktu

📅 October 01, 2020

⏱️1 min read

Taman hiburan, resor, dan kapal pesiar Walt Disney Company telah dihancurkan oleh COVID-19. Selasa, Disney mengumumkan akan merumahkan 28.000 pekerja dari divisi Taman, Pengalaman, dan Produk.

img

Seorang pengunjung memakai topeng saat berjalan di dekat Mickey Mouse di Hong Kong Disneyland.

Dalam sebuah surat kepada karyawan, Josh D'Amaro, Chaiman Taman Disney, Pengalaman dan Produk menulis, "Awalnya kami berharap situasi ini akan berumur pendek, dan kami akan pulih dengan cepat dan kembali normal. Tujuh bulan kemudian, kami ternyata tidak demikian. Dan, sebagai hasilnya, hari ini kami terpaksa mengurangi ukuran tim kami di seluruh peran eksekutif, gaji, dan per jam. " Dari 28.000 karyawan yang terpengaruh, 67 persen adalah pekerja paruh waktu.

Sejak April, Disney menanggung biaya perawatan kesehatan karyawan yang cuti. D'Amaro mengatakan Disney sedang, "berbicara dengan karyawan yang terkena dampak serta dengan serikat pekerja tentang langkah selanjutnya."

D'Amaro menyebut keputusan itu "memilukan" tetapi "satu-satunya pilihan yang layak" karena "ketidakpastian yang terus berlanjut mengenai durasi pandemi."

Disneyland Paris, Hong Kong Disneyland, Shanghai Disney dan Disney World di Florida terbuka, dengan protokol keamanan yang diberlakukan. Disneyland di Anaheim tetap tutup. Pada bulan Agustus, Perusahaan Walt Disney melaporkan kerugian Rp 75 T pada kuartal ketiga.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News