Skip to content

Evakuasi SEG Plaza: Gedung pencakar langit China yang berguncang membuat pembeli melarikan diri

📅 May 19, 2021

⏱️1 min read

`

`

Sebuah gedung pencakar langit dengan lebih dari 70 lantai telah dievakuasi setelah mulai berguncang, membuat pembeli berebut mencari keselamatan di kota Shenzhen, Cina selatan.

SEG Plaza C setinggi 300m berdiri di Shenzhen dilihat dari Hong Kong, CinaHAK CIPTA GAMBARREUTERS keterangan gambar SEG Plaza di Shenzhen berada tepat di luar 100 gedung tertinggi di Cina

Otoritas setempat belum tahu apa yang menyebabkan gedung SEG Plaza sepanjang 300m (980 kaki) itu goyah pada Selasa sore.

Tidak ada gempa bumi yang tercatat pada saat itu. Investigasi sedang dilakukan.

Bangunan berusia 20 tahun ini memiliki pasar dan perkantoran elektronik.

Berdiri di jantung kota Shenzhen, kota yang luas dengan lebih dari 12 juta orang yang terkenal dengan perbelanjaan dan industri teknologinya yang sedang berkembang pesat.

Rekaman yang dibagikan di media sosial menunjukkan ratusan orang melarikan diri dari gedung pencakar langit tak lama setelah dievakuasi.

Surat kabar China Global Times mengatakan pemerintah lokal distrik Futian Shenzhen, tempat SEG Plaza berada, menerima laporan tentang gemetar dari staf di dalam gedung pada pukul 12:31 waktu setempat (05:31 GMT).

Pada pukul 14:00, semua orang di dalam gedung telah dievakuasi, lapor surat kabar itu.

Dalam pernyataan selanjutnya, pemerintah daerah mengatakan penyelidikan awal menemukan "tidak ada retakan di tanah di sekitar gedung" dan tidak ada kerusakan pada "potongan dinding luar".

Selesai pada tahun 2000, SEG Plaza adalah gedung tertinggi ke-104 di Cina dan tertinggi ke-212 di dunia, menurut Council on Tall Buildings and Urban Habitat , sebuah database online.

Shenzhen, yang menghubungkan Hong Kong ke daratan China, berada di ujung tombak teknologi dan inovasi di negara itu. Bisnis dengan kantor pusat di kota termasuk Tencent dan Huawei.

Pencakar langit tertinggi keempat di dunia, Pusat Keuangan Ping An setinggi 599m, juga menghiasi cakrawala kota.

Runtuhnya bangunan telah diketahui terjadi di Tiongkok. Pada Mei tahun lalu, sebuah hotel yang digunakan sebagai fasilitas karantina virus korona di kota Quanzhou , China , runtuh , menewaskan 29 orang.

`

`
← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News