Skip to content

'Gunung Api' Indonesia Meletus Lagi

📅 March 29, 2021

⏱️1 min read

Pejabat Indonesia sedang memantau gunung berapi paling aktif di negara itu setelah meletus lagi Sabtu pagi, meluncurkan awan abu panas tinggi ke udara, dan mengirimkan lava yang dimuntahkan ke sisi gunung.

img

Lava mengalir turun dari kawah Gunung Merapi, gunung berapi paling aktif di Indonesia, seperti yang terlihat dari Tunggul Arum di kota Turi dekat Yogyakarta Sabtu pagi. Agung Supriyanto/AFP via Getty Images

Gumpalan abu melesat lebih dari 600 kaki ke udara saat puing-puing vulkanik tumpah di lereng Gunung Merapi di Yogyakarta di pulau Jawa yang berpenduduk padat di Indonesia. Nama "Merapi" secara longgar diterjemahkan menjadi "Gunung Api."

Gunung berapi meletus awan panas abu setidaknya delapan kali, dan mengirimkan beberapa aliran piroklastik ke lerengnya, menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Indonesia. Tidak ada korban luka yang dilaporkan, tetapi pejabat lokal memperingatkan akan lebih banyak aktivitas yang akan datang. Gunung berapi tersebut telah meletus secara teratur selama ratusan tahun.

Berdasarkan pantauan kegunungapian yang dimulai awal November lalu, "disimpulkan aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa letusan efusif," kata Raditya Jati dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia. Letusan "efektif" adalah letusan di mana lahar terus mengalir ke tanah.

Tapi letusan "eksplosif" yang lebih dahsyat masih mungkin terjadi, kata Jati, dengan potensi meletus material vulkanik hingga sekitar 3 km dari puncak. Longsoran lava dan awan panas bisa mencapai lebih dari 5 km ke arah barat daya.

\Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Bencana Geologi Indonesia\ **YouTube****

Perusahaan pertambangan telah disarankan untuk menghentikan sementara pekerjaan di sungai yang berasal dari Gunung Merapi, dan perusahaan pariwisata telah diminta untuk sementara menjauh dari "daerah yang berpotensi bahaya dan bukaan kawah" hingga sejauh 5 km.

Waspadai bahaya lahar, terutama saat turun hujan di sekitar Gunung Merapi, kata Jati.

Letusan besar terakhir Gunung Merapi, tahun 2010, menewaskan lebih dari 300 orang.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News