Skip to content

Indonesia berharap dapat menandatangani RCEP pada pertengahan November

📅 November 02, 2020

⏱️1 min read

Indonesia mengharapkan untuk menandatangani Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) pada pertengahan November saat negara-negara terkait menyelesaikan negosiasi masalah perdagangan.

Indonesia mengharapkan untuk menandatangani rcep pada pertengahan November
Kegiatan bongkar muat di sebuah pelabuhan di Jakarta - Gambar ilustrasi (Sumber: Antaranews)

Indonesia berharap dapat menandatangani Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) pada pertengahan November seiring dengan selesainya negoisasi masalah perdagangan. Pemerintah Indonesia berencana untuk menandatangani kesepakatan pada 14 November, kata Netty Muharni, wakil asisten kerja sama ekonomi regional dan subregional di Kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Pejabat Indonesia mengatakan negara-negara peserta, termasuk 10 negara anggota ASEAN, bersama dengan Australia, China, Jepang, Selandia Baru dan Republik Korea, telah selesai merundingkan masalah teknis kesepakatan perdagangan dan melakukan legal scrubbing atas teks perjanjian. “Setelah itu, akan ada proses ratifikasi yang bisa memakan waktu hingga dua tahun sebelum [RCEP] berlaku, yang hanya mungkin dilakukan jika enam negara ASEAN dan tiga mitra telah meratifikasinya,” kata Netty seperti dikutip The Jakarta Post. mengatakan dalam diskusi virtual awal pekan ini.

Negara-negara peserta, yang secara kolektif menyumbang hampir sepertiga dari ekonomi global, diharapkan menandatangani kesepakatan perdagangan pada November, sekitar delapan tahun setelah negosiasi diluncurkan.

Untuk Indonesia, sekitar 95 miliar USD, 61,65 persen, dari total ekspor tahun lalu disalurkan ke negara-negara RCEP, menurut Antonius Yudi Triantoro, direktur perundingan ASEAN di Kementerian Perdagangan, mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Negara RCEP menyumbang 106 miliar USD, 71,38 persen, dari total impor Indonesia tahun lalu. Sejak 2012, Indonesia telah membukukan defisit perdagangan dengan negara-negara RCEP.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News