Skip to content

Indonesia membebaskan kapal tanker Iran yang disita setelah empat bulan

📅 May 30, 2021

⏱️1 min read

`

`

Kapal Iran disita karena diduga melakukan transfer minyak secara ilegal di perairan Indonesia.

Indonesia mengatakan penjaga pantainya menyita kapal berbendera Iran, selain MT Freya berbendera Panama, atas dugaan transfer minyak secara ilegal di perairannya Badan Keamanan Maritim Indonesia via AP

Indonesia mengatakan penjaga pantainya menyita kapal berbendera Iran, selain MT Freya berbendera Panama, atas dugaan transfer minyak secara ilegal di perairannya [Badan Keamanan Maritim Indonesia via AP]

Perusahaan Tanker Nasional Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa MT Horse dan krunya dibebaskan pada hari Jumat setelah 125 hari sebagai upaya oleh pejabat senior Iran dan kementerian luar negeri negara itu membuahkan hasil.

“Meski mengalami banyak kesulitan dan jauh dari keluarga, personel MT Horse yang profesional dan berkomitmen tetap teguh dalam membela kepentingan nasional dan menjaga arus ekspor minyak dan turunannya,” kata perusahaan pelat merah itu.

Kapal itu sekarang telah melanjutkan misinya di wilayah tersebut dan akan kembali ke perairan Iran setelah menyelesaikannya, tambahnya.

Indonesia mengatakan penjaga pantainya menyita kapal berbendera Iran, selain MT Freya berbendera Panama, atas dugaan transfer minyak secara ilegal di perairannya.

Kementerian luar negeri Iran pada saat itu meremehkan penyitaan itu, dengan mengatakan itu karena "masalah teknis" dan insiden semacam itu tidak jarang terjadi dalam pengiriman.

Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif melakukan perjalanan ke Indonesia pada bulan April dan bertemu dengan pejabat senior, termasuk Presiden Joko Widodo. Tetapi setelah pertemuan itu, dia dan kementerian luar negeri tidak menyebutkan kapal itu, mengatakan mereka berbicara tentang meningkatkan hubungan bilateral dan menentang sanksi sepihak Amerika Serikat terhadap Iran.

Target utama sanksi keras AS adalah ekspor minyak Iran, dan Iran menyembunyikan transfernya menggunakan berbagai metode, termasuk menonaktifkan sistem pelacakan pada kapal tankernya.

MT Horse digunakan tahun lalu untuk mengirimkan 2,1 juta barel kondensat ke Venezuela yang dikenai sanksi AS.

`

`
← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News