Skip to content

Indonesia mengatakan akan mengamankan vaksin COVID-19 Sinopharm untuk penggunaan pribadi

📅 February 26, 2021

⏱️1 min read

JAKARTA - Indonesia akan menerima setidaknya dua juta dosis vaksin virus korona yang diproduksi oleh Sinopharm China untuk digunakan dalam skema vaksinasi swasta yang akan dijalankan bersamaan dengan program inokulasi nasional, kata seorang menteri, Kamis.

epidemic-5001395 1920

Indonesia, yang menghadapi salah satu wabah COVID-19 terbesar di Asia, bertujuan untuk memvaksinasi 181,5 juta orang dalam waktu sekitar satu tahun menggunakan vaksin yang dibuat oleh perusahaan seperti Sinovac Biotech, Novavax dan AstraZeneca.

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kelautan dan Investasi Indonesia, mengatakan vaksin China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) akan menjadi bagian dari skema swasta.

“Yang diperbaiki adalah dua juta (dosis). Tiga juta adalah harapan kami ... kami akan memvaksinasi karyawan secara bertahap, ”katanya dalam sebuah forum ekonomi.

Rencana swasta tersebut didorong oleh bisnis Indonesia sebagai cara bagi perusahaan untuk membeli vaksin dari pemerintah sehingga karyawan mereka dapat divaksinasi untuk membantu menopang perekonomian negara yang terpukul.

Rencananya swasta akan menggunakan vaksin alternatif dari yang saat ini digunakan dan pemerintah sedang menyiapkan regulasi.

Bambang Heriyanto, sekretaris perusahaan Bio Farma, perusahaan farmasi milik negara yang bertanggung jawab atas pengadaan vaksin, mengatakan pembicaraan masih berlangsung dengan Sinopharm dan vaksin tersebut perlu persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

BPOM tidak menanggapi permintaan komentar.

Pada forum yang sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan lebih dari 6.600 perusahaan telah mendaftar untuk skema swasta, yang dikritik oleh beberapa ahli kesehatan karena khawatir hal itu dapat memperburuk ketidakadilan vaksin.

Sinopharm tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Afiliasi Sinopharm, Institut Produk Biologi Wuhan, mengatakan pada hari Rabu vaksinnya memiliki tingkat kemanjuran 72,51% terhadap COVID-19, mengutip analisis sementara dari data uji klinis tahap akhir, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News