Skip to content

Indonesia mengatakan ASEAN harus segera menunjuk utusan Myanmar

📅 June 03, 2021

⏱️1 min read

`

`

Menteri luar negeri Indonesia pada Rabu meminta Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk segera menunjuk seorang utusan untuk Myanmar yang bermasalah, lebih dari sebulan setelah blok itu menyetujui langkah-langkah untuk mencoba mengakhiri kekacauan setelah kudeta militer.

yangon

ASEAN memimpin upaya diplomatik utama di Myanmar sejak kudeta 1 Februari menjerumuskannya ke dalam kekacauan, dengan ratusan pembunuhan oleh pasukan keamanan, ribuan dipenjara, protes setiap hari, melumpuhkan pemogokan dan menyebarkan konflik di wilayah perbatasan.

Sedikit kemajuan nyata telah dibuat sejak ASEAN mengatakan pada pertemuan di ibukota Indonesia pada bulan April bahwa mereka telah mencapai 'konsensus' dengan negara anggota penguasa junta Myanmar.

“Penunjukan utusan khusus harus segera dilakukan dan komunikasi dengan semua pihak harus terus dijaga,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers video di Jakarta.

Ketua dan sekretaris jenderal dari 10 negara ASEAN berencana untuk melakukan perjalanan ke sana dalam beberapa hari mendatang untuk menindaklanjuti konsensus lima poin yang dikatakan telah disetujui oleh blok tersebut, sumber-sumber diplomatik mengatakan pada hari Selasa.

Poin-poin tersebut antara lain mengakhiri kekerasan, dialog konstruktif antar semua pihak, utusan khusus ASEAN untuk memfasilitasi dialog, penerimaan bantuan dan kunjungan utusan ke Myanmar.

Alih-alih setuju untuk berdialog dengan kekuatan oposisi yang telah membentuk Pemerintah Persatuan Nasional saingan, junta telah mencap mereka sebagai teroris dan pengkhianat.

“Dialog inklusif harus didorong untuk menyelesaikan krisis politik di Myanmar dan mengembalikan demokrasi ke ranah politik Myanmar sesuai dengan kehendak rakyat Myanmar,” kata Ibu Retno.

`

`
← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News