Skip to content

Indonesia mengevakuasi penduduk desa saat gunung berapi Gunung Merapi bergemuruh

📅 November 08, 2020

⏱️1 min read

Sekitar 300 orang dari dua desa, kebanyakan orang tua, wanita hamil dan anak-anak, dibawa ke tempat penampungan darurat, kata seorang pejabat mitigasi bencana setempat.Pihak berwenang telah memperingatkan bahwa Merapi bisa meletus kapan saja, kemungkinan mengirimkan awan gas panas ke lereng hingga 5 kilometer

Pemerintah Indonesia telah menaikkan tingkat bahaya untuk gunung berapi Gunung Merapi yang mudah menguap.  Foto: AP

Pemerintah Indonesia telah menaikkan tingkat bahaya untuk gunung berapi Gunung Merapi yang mudah menguap. Foto: AP

Otoritas di Indonesia pada hari Jumat mulai mengevakuasi orang-orang yang tinggal di lereng subur Gunung Merapi yang bergejolak menyusul peningkatan aktivitas vulkanik. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Yogyakarta, Hanik Humaida, memperingatkan bahwa Merapi, gunung berapi paling aktif di Indonesia, bisa meletus kapan saja, kemungkinan mengirimkan awan gas panas ke lerengnya hingga 5 kilometer.

Edy Susanto, pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah, mengatakan sekitar 300 orang dari dua desa, kebanyakan lansia, ibu hamil dan anak-anak, dibawa ke tempat penampungan darurat di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Sekitar 250.000 orang tinggal dalam radius 10 km dari gunung berapi.  Foto: AFP

Sekitar 250.000 orang tinggal dalam radius 10 km dari gunung berapi. Foto: AFP

Susanto mengatakan tindakan darurat untuk mengevakuasi orang-orang yang tinggal dalam jarak 6 km dari mulut kawah sedang dipersiapkan karena pemerintah daerah di provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta memantau situasi dengan cermat.

Pada hari Kamis, badan geologi Indonesia menaikkan tingkat kewaspadaan Merapi ke tingkat tertinggi kedua setelah sensor mendeteksi peningkatan aktivitas. Kondisi ini dapat memicu proses ekstrusi magma atau letusan eksplosif, kata juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Nasional Raditya Jati dalam sebuah pernyataan. Dia mengatakan pihak berwenang telah menghentikan pendakian Merapi dan aktivitas penambangan di sepanjang sungai. Hanya personel dinas bencana dan peneliti yang diizinkan memasuki kawasan terlarang.

Gunung 2.968 meter berjarak sekitar 30 km dari pusat kota Yogyakarta. Sekitar seperempat juta orang tinggal dalam radius 10 km dari gunung berapi.

Merapi memuntahkan abu dan gas panas dalam kolom setinggi 6 km ke langit pada bulan Juni, tetapi tidak ada korban yang dilaporkan. Letusan besar terakhirnya pada tahun 2010 menewaskan 347 orang dan menyebabkan evakuasi 20.000 penduduk desa.

Indonesia, negara kepulauan berpenduduk lebih dari 270 juta orang, terletak di “Cincin Api” Pasifik dan rentan terhadap gempa bumi dan letusan gunung berapi. Ahli seismologi pemerintah memantau lebih dari 120 gunung berapi aktif.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News