Skip to content

Indonesia puas dengan efektivitas vaksin Cina

📅 April 15, 2021

⏱️1 min read

Pemerintah Indonesia mengaku puas dengan keefektifan vaksin virus corona China yang selama ini digunakan.

Siti Nadia Tarmizi, juru bicara program vaksin COVID-19 Indonesia, mengatakan pada hari Senin bahwa Organisasi Kesehatan Dunia telah menemukan vaksin China telah memenuhi persyaratan dengan efektifitas lebih dari 50 persen. Dia mencatat bahwa uji klinis di Indonesia untuk vaksin dari pembuat obat China Sinovac menunjukkan bahwa itu efektif 65 persen.

SINOVAC COVID-19 vaccine

Artinya… kemampuan pembentukan antibodi di tubuh kita masih sangat baik, ”ujarnya.

Para peneliti yang melakukan uji klinis Sinovac di Brasil merilis data baru Senin yang mengkonfirmasi tingkat kemanjuran yang diumumkan sebelumnya perusahaan sekitar 50 persen. Makalah, yang diterbitkan di situs web untuk para ilmuwan dan belum ditinjau oleh rekan sejawat, menunjukkan bahwa vaksin itu 50,7 persen efektif melawan kasus COVID-19 yang bergejala dan jauh lebih kuat terhadap kasus yang parah.

China telah mendistribusikan ratusan juta dosis vaksin buatan dalam negeri ke luar negeri.

Tarmizi mengatakan Indonesia akan menunggu hasil uji klinis sebelum mempertimbangkan pencampuran vaksin.

“Kita tunggu saja, menunggu uji klinis untuk memastikan ide atau inovasi tersebut memiliki efektivitas, imunogenisitas, dan tingkat efikasi yang lebih baik dibandingkan dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Para ahli mengatakan mencampurkan vaksin, atau imunisasi berurutan, dapat meningkatkan efektivitas. Para peneliti di Inggris sedang mempelajari kemungkinan kombinasi vaksin Pfizer dan AstraZeneca.

China saat ini memiliki lima vaksin yang digunakan dalam kampanye imunisasi massal, tiga vaksin virus yang tidak aktif dari Sinovac dan Sinopharm, satu vaksin suntikan dari CanSino, dan vaksin subunit protein rekombinan.

Efektivitas vaksin berkisar dari 50 persen hingga 79 persen, berdasarkan apa yang dikatakan perusahaan.

Secara global, pakar kesehatan masyarakat telah mengatakan bahwa vaksin apa pun yang 50 persen efektif akan berguna, dan banyak pemerintah sangat ingin menggunakan vaksin China.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News