Skip to content

Kementerian mengecam sanksi AS terhadap perusahaan China

📅 December 03, 2020

⏱️2 min read

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying mengatakan pada hari Selasa bahwa Amerika Serikat mengarang alasan untuk menekan Venezuela dan perusahaan China setelah Washington mengumumkan sanksi terhadap China National Electronics Import and Export Corp. "Kami mendesak AS untuk ... mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki kesalahannya dan mencabut semua sanksi ilegal," kata Hua kepada wartawan pada jumpa pers reguler di Beijing.

China akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China, katanya.

wuhan-5102218 1920

Departemen Keuangan AS mengatakan dalam siaran persnya pada hari Senin bahwa mereka telah memberikan sanksi kepada CEIEC "karena mendukung upaya tidak sah rezim Maduro untuk merusak demokrasi di Venezuela, termasuk upayanya untuk membatasi layanan internet dan melakukan pengawasan digital dan operasi dunia maya terhadap lawan politik".

Hua mengatakan China selalu percaya bahwa persamaan kedaulatan dan non-campur tangan dalam urusan internal negara lain adalah prinsip penting Piagam PBB.

Apakah pemerintah Venezuela sah atau tidak seharusnya tidak diputuskan oleh pihak ketiga mana pun, tambahnya. "Kami menentang penyalahgunaan penggunaan sanksi sepihak dan cara lain untuk memaksa rakyat Venezuela mengubah jalur pembangunan mereka," kata Hua, mencatat bahwa pemerintah dan rakyat Venezuela memiliki kemampuan dan kebijaksanaan untuk menangani masalah mereka sendiri dengan benar.

Mengenai hubungan antara China dan Venezuela, juru bicara itu mengatakan China menghargai hubungan ini dan berdiri bersama dengan rakyat Venezuela serta mendukung upaya pemerintah Venezuela untuk mempertahankan kedaulatan, martabat nasional dan hak pembangunan sosial. "Kedua negara selama ini selalu melakukan kerja sama praktis sesuai aturan internasional, dan tidak boleh dipolitisasi," ujarnya.

Hua juga mengatakan bahwa China adalah pendukung kuat keamanan siber dan percaya bahwa teknologi informasi dan komunikasi harus digunakan untuk memajukan pembangunan ekonomi dan sosial serta meningkatkan mata pencaharian masyarakat.

Menanggapi tuduhan Australia bahwa juru bicara kementerian Zhao Lijian menggunakan foto palsu dalam posting media sosialnya baru-baru ini tentang pembunuhan tentara Australia terhadap orang-orang Afghanistan, Hua mengatakan pada hari Selasa bahwa tuduhan itu sendiri palsu.

"Ini bukan foto, ini adalah grafik yang dibuat dengan teknik komputer," katanya, menambahkan bahwa pihak Australia secara mengejutkan berperilaku sangat kuat atas grafik tersebut karena berusaha untuk menangkis kritik internasional dan kecaman atas kekejaman tentara. "Saya berharap orang-orang terkait bisa mendapatkan kembali ketenangan mereka, melihat China dan perkembangannya dari perspektif rasional dan mengambil langkah-langkah konstruktif untuk bekerja sama dengan China dan menyelesaikan masalah dengan benar," kata Hua.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News