Skip to content

Komunitas Yazidi Irak mengubur 104 korban pembantaian ISIS

📅 February 08, 2021

⏱️1 min read

Komunitas Yazidi di Irak utara telah membawa pulang 104 anggotanya yang dibunuh oleh kelompok Negara Islam selama pemerintahan terornya pada tahun 2014.

Peti mati ditempatkan di pemakaman massal di Kocho pada 6 Februari 2021HAK CIPTA GAMBARGETTY IMAGES

Jenazah mereka telah diidentifikasi dan digali dari kuburan massal, dan mereka dimakamkan di desa Kocho dekat Gunung Sinjar di provinsi Ninevah.

Ribuan pria terbunuh dan wanita serta anak-anak diperbudak dan diperkosa ketika ISIS menguasai tanah air Yazidi.

PBB mengatakan IS dilakukan genosida terhadap masyarakat.

Para wanita membakar dupa selama prosesi di pemakaman massal di Kocho pada 6 Februari 2021HAK CIPTA GAMBARGETTY IMAGES

104 orang itu semuanya pria yang telah dibunuh oleh militan ISIS pada Agustus 2014, kata kepala Organisasi Dokumentasi Yazidi, Khairi Ali Ibrahim, seperti dikutip.

Sebuah pemakaman diadakan untuk mereka di peringatan Tentara Tak Dikenal di Baghdad pada hari Kamis sebelum mereka dibawa pulang ke Kocho.

Setiap peti mati dihiasi dengan foto orang yang hilang itu.

Prosesi peti mati dilakukan untuk pemakaman massal di Kocho pada 6 Februari 2021HAK CIPTA GAMBARGETTY IMAGES

"Ini langkah awal dalam menghormati jenazah para korban ini dan juga akan menjadi langkah keadilan transisi di mana para korban lainnya, perempuan, anak-anak, yang selamat dari genosida akan diberi kompensasi," kata aktivis hak asasi manusia Yazidi Mirza Dinnayi. .

"Saya berharap kita bisa berbuat lebih banyak dalam melindungi Yazidi dan mengatakan tidak akan pernah lagi untuk masa depan."

Orang-orang berkumpul untuk pemakaman massal di Kocho pada 6 Februari 2021HAK CIPTA GAMBARGETTY IMAGES

Praktik Yazidi merupakan bentuk agama yang menggabungkan unsur-unsur agama Iran kuno dengan bagian dari Yudaisme, Kristen, dan Islam. Mereka dianggap sesat oleh ISIS, kelompok jihadis Sunni.

Diperkirakan ada sekitar 550.000 Yazidi yang tinggal di Irak sebelum ISIS menginvasi pada 3 Agustus 2014. Sekitar 360.000 Yazidi melarikan diri dan mencari perlindungan di tempat lain.

Seorang wanita bereaksi selama pemakaman massal di Kocho pada 6 Februari 2021HAK CIPTA GAMBARGETTY IMAGES

Amnesty International mengatakan pada Juli bahwa sekitar 2.000 anak Yazidi yang selamat dari penahanan brutal di tangan ISIS masih belum mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan dan menderita masalah kesehatan fisik dan mental yang parah.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News