Skip to content

Menteri Indonesia mengatakan vaksin COVID-19 dari China dalam kondisi baik

📅 December 08, 2020

⏱️2 min read

JAKARTA - Vaksin COVID-19 dari China dalam kondisi baik setibanya di Indonesia dan kendaraan berpendingin untuk pengiriman telah dipersiapkan dengan baik agar vaksin tidak rusak dan aman, kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Senin. “Pemeriksaan fisik harus dilakukan secara akurat, sehingga kami yakin status vaksin dalam keadaan baik. Tidak ada kemasan atau isi yang rusak, dan suhu selama perjalanan atau pengiriman sudah sesuai prosedur,” kata Menkeu kepada pers.

SINOVAC COVID-19 vaccine

Gudang penyimpanan vaksin juga telah disiapkan untuk menampung 1,2 juta dosis vaksin Sinovac dari China dengan manajemen rantai dingin mengikuti prosedur, katanya, seraya menambahkan bahwa vaksin COVID-19 diharapkan dapat didistribusikan ke dinas kesehatan provinsi di beberapa bagian. Indonesia sebelum dikirim ke dinas kesehatan kabupaten atau kota.

Perusahaan farmasi negara Indonesia Bio Farma telah menyiapkan kendaraan dengan fasilitas cold storage yang baik untuk memantau suhu vaksin selama perjalanan, sehingga kualitas vaksin tetap terjaga dengan baik, kata Menkeu.

Vaksinasi COVID-19 tahap pertama akan diprioritaskan untuk petugas kesehatan, tenaga kesehatan, dan tenaga pendukung di fasilitas kesehatan, kata dia seperti dikutip kantor berita Antara.

Indonesia menerima vaksin COVID pertama dari Sinovac China

Indonesia menerima pengiriman pertama vaksin virus corona dari China pada Ahad, kata Presiden Joko Widodo, saat pemerintah mempersiapkan program inokulasi massal. Jokowi, sebutan presiden yang dikenal luas, mengatakan dalam briefing online bahwa negara Asia Tenggara itu menerima 1,2 juta dosis dari China Sinovac Biotech Ltd., vaksin yang telah diuji Indonesia sejak Agustus. Dia menambahkan bahwa pemerintah berencana untuk menerima 1,8 juta dosis lagi pada awal Januari.

Uji coba tahap akhir vaksin Sinovac juga sedang berlangsung di Brasil dan Turki, dengan hasil sementara pada efisiensi dari Brasil diharapkan pada pertengahan Desember.

Indonesia juga diharapkan bulan ini menerima pengiriman bahan baku produksi 15 juta dosis dan bahan 30 juta dosis bulan depan, kata Presiden. Vaksin tersebut masih perlu dievaluasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sementara pihaknya terus mempersiapkan penyebaran vaksin di seluruh nusantara yang berpenduduk 270 juta orang, kata Jokowi. “Kami sudah mempersiapkan berbulan-bulan melalui simulasi di beberapa provinsi dan saya yakin begitu diputuskan vaksinasi sudah bisa dimulai, semuanya sudah siap,” ujarnya.

Jumlah infeksi virus korona harian Indonesia telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan total kasus yang dikonfirmasi mencapai 575.796 pada hari Minggu dengan 17.740 kematian, tertinggi di Asia Tenggara.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News