Skip to content

Nelayan Indonesia diselamatkan dari kapal penangkap ikan yang tenggelam di lepas pantai WA

📅 May 17, 2021

⏱️2 min read

`

`

Dua puluh nelayan Indonesia telah diselamatkan dari kapal penangkap ikan yang tenggelam di lepas pantai Australia Barat dalam operasi yang melibatkan pihak berwenang Australia dan kapal penangkap ikan Jepang.

Putar Video  Durasi 32 detik

Otoritas Keselamatan Maritim Australia mengoordinasikan penyelamatan 20 nelayan Indonesia setelah kapal penangkap ikan mereka mulai meluncur di lepas pantai WA.

Pihak berwenang Indonesia memberi tahu Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) pada hari Kamis bahwa kapal itu dalam bahaya 670 mil laut di barat Perth.

Jet Perth AMSA Challenger menjatuhkan jaket pelampung ke kelompok tersebut pada hari Jumat sebelum pesawat Angkatan Pertahanan Australia (ADF) mengerahkan rakit pelampung ke kapal tersebut.

Setelah kapal penangkap ikan Jepang tiba untuk membantu kapal pada hari Sabtu, orang-orang tersebut dipindahkan ke HMAS Anzac, yang memiliki dukungan medis di atas kapal.

Tanggapan direktur eksekutif AMSA Mark Morrow mengatakan semua orang yang terlibat dalam misi penyelamatan merasa lega dengan hasil operasi tersebut.

Nelayan Indonesia yang mengenakan jaket pelampung di atas kapal yang setengah tenggelam melambaikan tangan

Nelayan di atas kapal melambai ke jet AMSA Challenger untuk meminta bantuan.

"Kemarin, kapal penangkap ikan Jepang FUKUSEKI MARU 15 mencapai nelayan Indonesia, yang kapalnya tenggelam, dan dapat memberikan bantuan kepada mereka yang berada di atas kapal," kata Morrow.

"Tanggapan cepat mereka sangat penting bagi keberhasilan misi yang sensitif terhadap waktu ini.

`

`

HMAS Anzac kemudian dapat tiba dengan dukungan medis dan penerjemah untuk para nelayan yang diselamatkan.

"Keberhasilan penyelamatan 20 nyawa di laut merupakan pencapaian luar biasa yang harus dibanggakan oleh semua pihak berwenang yang menanggapi. Kami menghargai bantuan Angkatan Pertahanan Australia dan FV FUKUSEKI MARU 15 dalam misi pencarian dan penyelamatan ini."

sebuah perahu nelayan Indonesia yang tenggelam ditampilkan di laut dengan lakilaki dengan jaket pelampung di dalamnya

Kapal itu tenggelam saat tim penyelamat tiba.

Dipahami bahwa semua awak dinyatakan negatif COVID-19 tetapi akan dikembalikan ke Denpasar di Bali.

Salah satu nelayan, pria berusia 33 tahun, akan diterbangkan ke rumah sakit di Perth pada Minggu malam untuk menjalani operasi pada tangannya yang terluka parah.

Dalam sebuah pernyataan, ADF mengatakan HMAS Anzac telah beberapa jam libur berlabuh di Perth setelah misi baru-baru ini sebelum dialihkan.

Menteri Pertahanan Peter Dutton berterima kasih kepada keluarga kru HMAS Anzac yang telah menunggu kedatangannya di dermaga.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan niat baik dari keluarga kru Anzac, yang sekarang menunggu lebih lama untuk melihat orang yang mereka cintai setelah penempatan yang lama," katanya.

"Kami akan membawa para pelautmu kembali bersamamu secepat mungkin."

`

`
← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News