Skip to content

Orang Argentina berbaris untuk 'keadilan' atas kematian Diego Maradona

📅 March 12, 2021

⏱️1 min read

BUENOS AIRES - Warga Argentina berbaris di jalanan Buenos Aires pada Rabu untuk menuntut keadilan atas kematian Diego Maradona di tengah tuduhan kelalaian medis.

Diego Maradona 2017

Ratusan penggemar sepak bola, banyak yang mengenakan kemeja tim nasional Argentina, menghadiri rapat umum yang sebagian besar damai di pusat Buenos Aires, kata pihak berwenang.

Para pengunjuk rasa meneriakkan kalimat seperti, "Dia tidak mati, mereka membunuhnya," dan, "Keadilan untuk Diego, coba dan hukum yang bersalah".

Maradona, yang dianggap sebagai salah satu pesepakbola terhebat yang pernah ada, meninggal karena serangan jantung pada usia 60 November lalu, hanya beberapa minggu setelah menjalani operasi untuk menghilangkan gumpalan darah di otak.

Penyelidik mengatakan mereka mencoba untuk menentukan apakah ada malpraktek di pihak dokter dan staf medis.

Panel ahli medis dan forensik yang dihimpun oleh jaksa penuntut umum Argentina diharapkan mempresentasikan temuannya akhir bulan ini.

Dokter pribadi Maradona, Leopoldo Luque, dan psikiater Agustina Cosachov, rumah dan tempat kerja mereka digerebek oleh polisi pada hari-hari setelah kematian pemenang Piala Dunia 1986 itu. Keduanya membantah melakukan kesalahan.

Media Argentina melaporkan bahwa seorang psikolog, dua perawat, dan dua koordinator medis juga sedang diselidiki.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News