Skip to content

Otoritas agama Bali mengatakan Nyepi tahun ini adalah perayaan satu hari

📅 March 05, 2021

⏱️1 min read

Nyepi tahun ini, atau Hari Nyepi Bali, hanya akan diperingati selama satu hari, otoritas agama terkemuka Bali telah mengkonfirmasi.

Pengumuman tersebut secara efektif meredam desas-desus bahwa hari raya itu akan dirayakan selama tiga hari, seperti yang sudah menjadi tradisi di era modern.

File foto pantai Sanur yang sepi saat Nyepi.  Foto: Wikimedia Commons.File foto pantai Sanur yang sepi saat Nyepi. Foto: Wikimedia Commons.

“Soal Nyepi, kami ingin tegaskan tidak ada perayaan tiga hari, Nyepi hanya satu hari. Nyepi tiga hari tidak pernah tertulis di lontar , ”kata I Gusti Ngurah Sudiana, ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) di Bali, kemarin.

Lontar adalah daun lontar yang digunakan sebagai halaman dalam teks suci Hindu.

Ngurah juga merujuk pada surat edaran yang dikeluarkan awal Januari yang menyatakan dengan jelas bahwa Nyepi adalah perayaan satu hari saja. Surat edaran tersebut mengizinkan perayaan hari suci dengan batasan tertentu yang diberlakukan karena pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung. Ini termasuk membatasi upacara maksimal 50 orang, melarang menyalakan petasan, dan kepatuhan ketat wajib terhadap protokol kesehatan.

Selain itu, parade Ogoh-Ogoh yang biasanya berlangsung pada malam Nyepi telah dibatalkan untuk tahun ini.

Ogoh-Ogoh adalah patung yang tampak mengancam, yang telah menjadi tradisi modern dalam beberapa dekade terakhir di kalangan anak muda Bali saat mereka berlomba menciptakan model yang paling megah dan mengaraknya di jalanan Bali. Namun, otoritas agama sebelumnya menekankan bahwa ini bukanlah kewajiban agama.

“Kalau ada informasi boleh mengarak ogoh-ogoh itu salah tidak perlu diperhatikan. Karena akan menimbulkan keramaian, dan tidak boleh ada gugusan dari upacara, jangan sampai terjadi, ”kata Ngurah.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News