Skip to content

Pemerintah Bali melonggarkan persyaratan tes PCR untuk pelancong udara yang mengunjungi Bali

📅 December 19, 2020

⏱️1 min read

Ada yang namanya stres liburan dalam hidup ini, dan jika Anda salah satu yang berencana bepergian ke Bali untuk Natal dan Tahun Baru, perubahan terbaru pada persyaratan perjalanan mungkin membuat Anda sedikit lebih dari pusing.

Foto untuk tujuan ilustrasi saja.  Foto: UnsplashFoto untuk tujuan ilustrasi saja. Foto: Unsplash

Setelah mengumumkan persyaratan tes usap PCR di menit-menit terakhir bagi mereka yang datang ke Bali melalui udara awal pekan ini, yang akan diberlakukan hari ini, para pejabat kemarin mengumumkan seperangkat aturan yang dimodifikasi menyusul reaksi publik yang meluas. Dewa Made Indra, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Bali, mengatakan persyaratan tes usap akan diberlakukan mulai besok. Pelancong udara sekarang dapat memperoleh hasil tes PCR dalam waktu tujuh hari setelah memasuki Bali, bukan hanya dalam dua hari. “Artinya kalau sudah ada hasil tes PCR tiga, empat, lima, enam, dan tujuh hari sebelum berangkat [ke Bali], maka akan diizinkan, selama masih berlaku… Jadi [aturannya] dipermudah di sini, ” kata Indra .

Mulai besok hingga 4 Januari 2021, semua pelancong udara harus menunjukkan hasil tes PCR negatif, sedangkan pemudik yang menggunakan moda transportasi lain diharapkan menunjukkan hasil tes cepat antigen negatif. Di bawah versi modifikasi, anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes apa pun.

Persyaratan baru, yang pertama kali diumumkan oleh pemerintah provinsi Bali pada hari Selasa, menyebabkan permintaan massal untuk pengembalian uang tiket pesawat, yang berjumlah Rp317 miliar per Rabu. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan bahwa pemerintah memutuskan aturan baru untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19 di provinsi tersebut pada liburan akhir tahun yang akan datang, karena para pejabat bersiap untuk membuka kembali pariwisata asing yang berpotensi tahun depan.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News