Skip to content

Penggabungan Big Asia menciptakan $ 18 miliar ride-hailing dan grup e-commerce

📅 May 18, 2021

⏱️2 min read

`

`

Gojek dan Tokopedia - dua startup terbesar di Indonesia - telah sepakat untuk bergabung menjadi grup teknologi terbesar di negara ini dan salah satu perusahaan ride-hailing dan e-commerce terbesar di Asia Tenggara.

Pengendara Gojek menunggu pesanan di pusat distribusi di Surabaya, Indonesia pada 17 Mei 2021

Pengendara Gojek menunggu pesanan di pusat distribusi di Surabaya, Indonesia pada 17 Mei 2021.

Entitas baru akan disebut GoTo Group, kata kedua perusahaan dalam pernyataan Senin, dan didukung oleh kelas berat teknologi termasuk Alibaba, Tencent, Facebook, Google dan SoftBank.

Berdasarkan penggalangan dana yang dilakukan pada 2019 dan 2020, nilai gabungan kedua perusahaan setidaknya $ 18 miliar, menjadikan persatuan ini yang terbesar antara dua perusahaan Internet Asia, tambah pernyataan itu.

Gojek, yang berbasis di Jakarta, dimulai sebagai aplikasi tempat orang dapat memesan ojek, dan sejak itu berkembang menjadi layanan antar makanan, bahan makanan dan layanan sesuai permintaan, logistik, pengiriman obat-obatan, dan lainnya. Pengguna dapat membayar semuanya menggunakan platform pembayaran seluler Gojek. Tokopedia, platform e-commerce yang diluncurkan pada tahun 2009, memungkinkan siapa saja untuk memulai toko online. Toko berarti "toko" dalam Bahasa Indonesia.

CEO Gojek Andre Soelistyo akan menjadi Go To's kepala eksekutif dan Presiden Tokopedia Patrick Cao akan menjadi presiden bisnis gabungan.

"GoTo Group akan menyumbang lebih dari 2% dari PDB di Indonesia dan kami akan menciptakan lebih banyak kesempatan kerja dan penghasilan pendapatan seiring dengan ekspansi perusahaan dan ekonomi kami," kata Cao dalam sebuah pernyataan.

Entitas gabungan tersebut akan fokus tidak hanya di Indonesia, negara terpadat keempat di dunia, tetapi juga di pasar negara berkembang lainnya di Asia Tenggara tempat Gojek sudah beroperasi.

“Pengemudi Gojek akan mengirimkan lebih banyak paket Tokopedia, mitra pedagang dari semua ukuran akan mendapatkan keuntungan dari solusi bisnis yang diperkuat dan kami akan menggunakan skala gabungan kami untuk meningkatkan inklusi keuangan di wilayah berkembang dengan potensi pertumbuhan yang belum tergali,” kata Soelistyo.

Berita tentang merger muncul sebulan setelah saingan regional Gojek yang lebih besar, Grab, mengumumkan debutnya di Wall Street. Pada bulan April, startup yang berbasis di Singapura itu mengatakan akan bergabung dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus, atau SPAC, yang didukung oleh Altimeter Capital dalam kesepakatan yang akan membuka jalan untuk listing di New York dan memberi nilai perusahaan sekitar $ 39,6 miliar.

`

`
← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News