Skip to content

Penjaga kebun binatang dibunuh setelah hewan langka melarikan diri

📅 February 07, 2021

⏱️1 min read

Seorang penjaga kebun binatang terbunuh setelah dua harimau Sumatera yang terancam punah melarikan diri dari kebun binatang di pulau Kalimantan.

File gambar harimau sumateraHAK CIPTA GAMBARGETTY IMAGES keterangan gambar Harimau Sumatera sangat terancam punah dengan kurang dari 400 ekor diyakini tersisa di alam liar. Gambar file

Harimau betina, keduanya berusia sekitar 18 bulan, melarikan diri dari Kebun Binatang Sinka setelah tanah longsor yang disebabkan oleh hujan lebat berhari-hari merusak kandang mereka.

Pada hari Sabtu, salah satu hewan ditangkap setelah dipukul dengan panah penenang.

Tetapi harimau lainnya ditembak mati setelah berperilaku agresif dan upaya untuk menenangkannya gagal.

Penjaga kebun binatang berusia 47 tahun ditemukan tewas di dekat kandang harimau setelah hewan-hewan itu melarikan diri pada Jumat malam. Dia mengalami luka gigitan dan cakaran di tubuhnya, lapor kantor berita AFP.

Sejumlah hewan mati, termasuk burung unta dan monyet, sebelumnya ditemukan di dekat kandang.

Pelarian tersebut memicu perburuan besar-besaran di kota Singkawang, Kalimantan Barat. Tempat wisata terdekat diperintahkan untuk ditutup oleh polisi dan orang-orang disuruh tinggal di rumah.

Peta: Peta Indonesia, menunjukkan kota Singkawang

1px garis transparan

Dan sementara para pejabat berharap untuk menangkap kedua hewan itu hidup-hidup - mereka mengatakan mereka dipaksa untuk menembak salah satu harimau.

"Kami mencoba dengan senjata penenang terlebih dahulu tetapi tidak berhasil, jadi kami terpaksa menembak harimau karena tingkahnya sudah sangat agresif," kata Sadtata Noor Adirahmanta, kepala lembaga konservasi setempat, kepada AFP.

"Kami takut itu akan kabur ke lingkungan terdekat," tambahnya. "Meskipun kami berusaha sebaik mungkin untuk menangkapnya hidup-hidup, prioritas kami adalah keselamatan manusia."

Sebuah kandang berisi mangsa disiapkan sebagai upaya untuk memancing harimau yang tersisa kembali ke kebun binatang pada waktu makan.

Drone juga digunakan untuk mencoba menemukan harimau di hutan lebat yang mengelilingi kebun binatang. "Kami kesulitan menemukan mereka," kata kepala polisi setempat kepada CNN Indonesia.

Tetapi petugas berhasil menangkapnya hidup-hidup setelah menembaknya dengan panah pembius. Hewan itu sekarang sedang dipantau di kebun binatang oleh para ahli medis.

Harimau Sumatera sangat terancam punah, dengan kurang dari 400 ekor diyakini tersisa di alam liar.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News