Skip to content

Polisi di Jerman menanggapi peringatan bom - dan menemukan mainan seks

📅 April 29, 2021

⏱️1 min read

Sebuah peringatan bom di selatan Jerman ternyata alarm palsu setelah objek granat berbentuk ditemukan menjadi mainan seks.

Benda berbentuk granat itu ternyata adalah mainan seks.Seorang wanita yang sedang joging di hutan dekat Sonnen pada Senin malam menelepon polisi setelah melihat apa yang dia pikir sebagai granat tangan di dalam kantong plastik transparan, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh pasukan setempat pada hari Selasa.

stuttgart-4934362 1920

Petugas dari unit bom Bavaria dipanggil untuk menilai situasinya, dan untungnya bisa memberikan persetujuan dengan cepat.Bom Perang Dunia II berhasil dijinakkan setelah dievakuasi di pusat Berlin"Setelah memeriksa kantong plastik, ternyata itu hanya granat plastik palsu," bunyi pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa dua kondom yang tidak terpakai, sebotol pelumas kosong dan kabel USB juga ditemukan di dalam kantong tersebut."Pencarian di internet mengkonfirmasi kecurigaan itu, sebenarnya ada mainan seks granat tangan," kata polisi.

Benda berbentuk granat itu ternyata adalah mainan seks. Benda berbentuk granat itu ternyata adalah mainan seks.

Tas itu telah membusuk dan pasti sudah ada di sana selama beberapa waktu, menurut pernyataan itu.Ledakan misterius di ladang jagung Jerman mungkin adalah bom PD II"Bagaimana barang-barang itu sampai di sana dan mengapa mereka disimpan di sana sekarang menjadi objek spekulasi," tambah polisi, yang telah membuang barang-barang itu.Bom tua tidak jarang ditemukan di Jerman.Pada Juni 2019, penduduk Ahlbach, Jerman selatan, pada suatu pagi terbangun oleh ledakan mendadak yang meninggalkan lubang selebar 33 kaki dan kedalaman 13 kaki di ladang jagung. Polisi kemudian mengatakan itu "hampir pasti" disebabkan oleh bom PD II.Polisi menjinakkan bom Perang Dunia II yang tidak meledak seberat 1.100 pound di Berlin pada April 2018, dan pada September 2019 hampir 60.000 orang dievakuasi di Frankfurt setelah bom seberat 3.000 pon ditemukan.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News