Skip to content

Presiden Majelis Umum PBB menyerukan upaya bersama untuk memerangi 'infodemik'

📅 December 04, 2020

⏱️1 min read

UNITED NATIONS - Presiden Majelis Umum PBB Volkan Bozkir pada hari Rabu menyerukan upaya bersama untuk memerangi misinformasi dan disinformasi tentang COVID-19. "Selain virus dan dampaknya, musuh lain telah mengganggu respons kami: misinformasi dan disinformasi. COVID-19 adalah krisis komunikasi. Ini bukan sekadar pandemi. Ini adalah 'infodemik'. Dan ini menelan korban jiwa, "kata Bozkir.

talk-show-1149788 1920

Informasi yang salah dan disinformasi dapat menyebabkan kurangnya tes diagnostik, kepatuhan yang buruk terhadap tindakan kesehatan masyarakat dan kurangnya imunisasi, katanya pada acara virtual untuk berbagi praktik terbaik untuk menanggapi infodemik, yang diselenggarakan oleh misi permanen Australia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, bersama dengan perwakilan tetap Perancis, India, Indonesia dan Latvia.

Misinformasi dan disinformasi bukanlah konsep atau perilaku baru. Tetapi keberadaan mereka dalam konteks COVID-19 telah mempertajam risikonya, serta tekad kolektif untuk merespons, katanya. Jelas bahwa untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya bersama oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, organisasi internasional, akademisi, serta perusahaan teknologi dan media sosial, kata Bozkir.

Jurnalis dan pekerja media juga memiliki peran penting dalam membantu publik mengambil keputusan yang tepat. Negara-negara anggota harus mendukung jurnalis dan pekerja media sehingga mereka dapat melakukan pekerjaannya selama pandemi, katanya.

Melihat perkembangan terkini, kemungkinan dunia akan melihat beberapa vaksin yang layak untuk pandemi COVID-19 dalam beberapa bulan mendatang. Namun, kemajuan yang disambut baik ini hanya akan berhasil jika orang memiliki kepercayaan diri untuk menggunakannya, katanya. "Membangun kepercayaan vaksin dan melawan disinformasi adalah kepentingan kolektif kami."

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News