Skip to content

Raksasa teknologi China berada di bawah tekanan regulator

📅 March 17, 2021

⏱️2 min read

Raksasa teknologi China semakin mendapat tekanan dari regulator yang khawatir tentang pengaruh mereka yang semakin besar.

Tanda Tencent di luar gedungHAK CIPTA GAMBARGETTY IMAGES

Pada hari Senin, Tencent telah kehilangan lebih dari $ 60 miliar dari nilai pasarnya karena harga sahamnya merosot karena kekhawatiran pengawasan regulator yang lebih besar.

Laporan media menunjukkan bahwa raksasa teknologi saingan Alibaba mungkin harus menjual beberapa aset medianya di bawah tindakan keras tersebut.

Regulator China telah mengisyaratkan pendekatan yang lebih keras terhadap perusahaan teknologi.

Administrasi Negara China untuk Peraturan Pasar (SAMR) pada hari Jumat mengatakan telah mendenda 12 perusahaan atas 10 kesepakatan yang melanggar aturan anti-monopoli.

Perusahaan tersebut termasuk Tencent, Baidu, Didi Chuxing, SoftBank dan perusahaan yang didukung ByteDance, kata SAMR dalam sebuah pernyataan.

Investor tampaknya khawatir bahwa Tencent bisa menjadi perusahaan berikutnya di garis bidik regulator China, yang semakin tertarik pada bagaimana perusahaan teknologi besar beroperasi.

Menurut penyiar CCTV, Presiden China Xi Jinping memerintahkan regulator pada hari Senin untuk meningkatkan pengawasan mereka terhadap perusahaan internet, menindak monopoli dan mempromosikan persaingan yang sehat.

Peluncuran diblokir

Pada bulan Oktober, regulator China turun tangan untuk memblokir peluncuran pasar saham Grup Ant yang didukung Alibaba, yang diperkirakan akan menjadi yang terbesar tahun ini.

Pendiri Alibaba, Jack Ma, dihormati di China sebagai salah satu pengusaha paling sukses di negara itu. Namun, kekayaannya telah menurun sejak dia berbicara menentang pendekatan peraturan China di sektor teknologi keuangan.

Sejak itu, regulator telah meluncurkan investigasi anti-monopoli terhadap Alibaba Jack Ma, yang merupakan platform e-commerce terbesar di China.

Aturan tambahan yang diperkenalkan bulan lalu ditujukan untuk menghentikan pemimpin pasar e-commerce China menyalahgunakan posisi pasar dominan mereka.

Masalah Poni

Tencent adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar di China, dengan lebih dari satu miliar pengguna di platform perpesanan WeChat. Pendirinya Pony Ma adalah salah satu orang terkaya di China.

Tencent juga merupakan pemain utama di pasar China untuk pembayaran digital, dengan aplikasi pembayarannya WeChat Pay bersaing dengan AliPay dari Ant Group untuk mendapatkan pangsa pasar.

Laporan media menunjukkan bahwa Ant dan Tencent mungkin diminta untuk mendirikan perusahaan induk terpisah untuk memasukkan layanan perbankan, asuransi dan pembayaran mereka.

Permainan adalah salah satu bisnis Tencent yang paling menguntungkan, dan perusahaan juga memiliki investasi dalam musik dan film.

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News