Skip to content

Singapura memilih 24 institusi kesehatan swasta untuk menyediakan vaksin Sinovac

📅 June 18, 2021

⏱️1 min read

`

`

SINGAPURA - Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) telah memilih 24 institusi kesehatan swasta untuk menjadi penyedia berlisensi vaksin Sinovac-CoronaVac di bawah Rute Akses Khusus (SAR), Depkes mengatakan di sini, Rabu.

buildings-669904 1920

Penyedia ini akan mengambil dari stok MOH yang ada, dan dapat memberikan vaksin kepada warga negara Singapura, penduduk tetap dan orang-orang yang memegang izin jangka panjang yang ingin mengambil vaksin Sinovac-CoronaVac, kata Depkes dalam siaran pers.

Depkes mengatakan vaksin ini disediakan untuk penyedia tanpa biaya, individu harus memperhatikan bahwa penyedia tidak boleh membebankan biaya vaksin kepada mereka. Mereka yang tertarik dapat menghubungi penyedia secara langsung mulai 18 Juni untuk perincian lebih lanjut tentang bagaimana mereka dapat menerima vaksin.

Batch pertama vaksin Sinovac yang dibeli oleh Singapura tiba pada bulan Februari, dan Depkes mengatakan awal bulan ini bahwa Sinovac dapat diberikan di Singapura di bawah rute akses khusus setelah disetujui untuk penggunaan darurat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Karena vaksin Sinovac-CoronaVac COVID-19 tetap tidak terdaftar dan tidak diizinkan oleh Health Sciences Authority (HSA) untuk digunakan di bawah Rute Akses Khusus Pandemi di Singapura, vaksin itu akan diberikan hanya di bawah kerangka kerja SAR, dan karenanya tidak akan diberikan tercakup dalam Program Bantuan Keuangan Cedera Vaksin (VIFAP) dimaksudkan untuk program vaksinasi nasional, menurut Depkes.

Individu yang tetap ingin menerima vaksinasi Sinovac-CoronaVac di bawah kerangka kerja SAR harus mendiskusikan dengan dokter mereka di lembaga kesehatan swasta yang dipilih risiko dan manfaat menggunakan vaksin Sinovac-CoronaVac, dan bersama-sama membuat keputusan, kata Depkes.

Pada hari Rabu, Singapura melaporkan 19 kasus baru infeksi COVID-19 yang ditularkan secara lokal dan lima kasus impor, sehingga totalnya menjadi 62.339. `

`
← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News