Skip to content

Suami menggugat istrinya karena bergosip tentang penisnya yang kecil

📅 October 18, 2020

⏱️1 min read

Seorang pegawai negeri di Probolinggo, Jawa Timur telah membawa perhatian nasional karena dia menggugat istrinya karena fitnah setelah dia diduga memberi tahu semua orang tentang dugaan gosip.

Pria, yang diidentifikasi sebagai HF, 48 tahun, mengelola pasar tradisional milik pemerintah tempat istrinya, diidentifikasi sebagai PM berusia 46 tahun, bekerja sebagai penjual. Awal pekan ini, HF mengajukan pengaduan polisi terhadap PM karena diduga menyebarkan cerita di antara sesama penjual pasar dan tetangga tentang penis kecilnya dan bagaimana dia tidak bertahan lama di tempat tidur.

penis

PM juga bukan satu-satunya yang berurusan dengan hukum, karena HF juga melaporkan rekannya, NH yang berusia 50 tahun, karena menyebarkan rumor tersebut bersama dengan istrinya.

HF mengatakan dia merasa malu karena cerita tentang alat kelaminnya telah menyebar jauh dan luas ke luar pasar dan sampai ke rekan-rekannya yang lain, mendorongnya untuk mengambil langkah hukum terhadap istrinya. “Ya, saya lapor [istri] ke polisi karena malu dan nama saya dinodai,” kata HF. Menurut kuasa hukum HF, Siti Zuroidah Amperawati, kliennya menikah dengan PM kurang dari setahun yang lalu, masing-masing membawa anak dari perkawinan sebelumnya. Pasangan itu dilaporkan berada dalam masa sulit selama beberapa bulan terakhir, dan PM sejak itu mengajukan gugatan cerai. “Dalam keluarga, ada urusan pribadi dan urusan sangat pribadi. Sesuatu yang sangat pribadi tidak boleh dilemparkan ke ruang publik, apalagi istrinya ingin mengajukan gugatan cerai. Dia masih istrinya menurut hukum, perceraian mereka belum diselesaikan oleh pengadilan. Bagaimana dia bisa melakukan itu? ” Kata Siti.

Siti menyarankan kemungkinan HF mencabut gugatannya jika PM meminta maaf, karena mereka berharap langkah hukum yang mereka ambil bisa memberinya pelajaran. “Jika dia ingin menceraikannya, akhiri dengan sopan. Tidak perlu mengudara cacian kotor [pasangannya]. Ini pelajaran bagi suami dan istri yang lain, ”ujarnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Probolinggo Joko Murdiyanto membenarkan saat ini polisi sedang menyelidiki kasus tersebut, menambahkan bahwa pihaknya akan segera memanggil pihak-pihak yang terlibat.

Ini bukan satu-satunya masalah hukum terkait penis di Indonesia belakangan ini. Di ujung lain pita pengukur, seorang pria menggugat menantu laki-lakinya tahun lalu karena [dia yakin “penis besar” yang terakhir adalah menyebabkan kematian putrinya (sebenarnya bukan).

← PrevNext →
  • Powered by Daily Planet News